Fenomena Maskne dan Tips Mencegah Maskne

Salah satu protokol kesehatan yang harus di patuhi dalam masa pandemic covid19 ini selain mencuci tangan dan menjaga jarak adalah menggunakan masker. Namun, ternyata hal ini justru menimbulkan masalah baru yang dikenal dengan “Maskne”.

MASKNE (Masker Acne) adalah sebutan untuk jerawat yang disebabkan dari penggunaan masker. Jerawat jenis ini disebut dengan jerawat tipe mekanik yang terjadi karena adanya tekanan, gesekan, sehingga mudah terjadi iritasi. Terlebih ketika kita berkeringat ditambah dengan produksi minyak yang berlebihan, otomatis bakteri, kuman pada bagian yang tertutup masker akan lebih mudah berkembang biak. Penggunaan makeup saat mengenakan masker juga salah satu faktor yang dapat menyumbat pori-pori dan berisiko menimbulkan maskne


Bagamana cara mencegah munculnya maskne?

 

Perhatikan kebersihan dan pemilihan masker

Penggunaan masker sebaiknya diganti setiap 4 hingga 6 jam sekali. Selain itu, masker medis lebih direkomendasikan karena memiliki bahan yang lebih breathable dibandingkan dengan masker kain. Masker kain atau masker non-bedah meskipun cenderung lebih lembut teksturnya, tetapi dapat menyebabkan kulit menjadi kering karena kebanyakan kain akan menyerap minyak alami pada wajah. Kondisi kering ini akan menyebabkan iritasi. Selain itu, sisa dari deterjen yang menempel pada kain juga dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan menimbulkan iritasi.

Membersihkan wajah setelah seharian memakai masker

Setelah menggunakan masker seharian, jangan lupa untuk langsung membersihkan wajah dengan melakukan double cleansing dan dilanjutkan dengan menggunakan skincare yang dapat membantu menenangkan kulit wajah. Cleanser dengan kandungan Lactic Acid seperti Votre Peau Facial Cleanser Hebal Lavender dapat membantu membersihkan pori-pori dengan maksimal dan mencegah munculnya maskne. Selain itu, skincare yang memiliki kandungan Aloe vera, atau Calendula seperti Votre Peau Herbal Calendula Hydrating Face Toner juga dapat digunakan untuk menenangkan kulit yang mengalami peradangan atau iritasi.


Written by: dr. Ellen Theodora

You may also like

View all
Example blog post
Example blog post
Example blog post